XII TKJ SMK ISLAM ARRIDHO

Rabu, 19 Oktober 2016

Artikel tentang C++

Sejarah C++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C.
Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Borland International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++.
Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode
C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan
DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.
Selain Borland International, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga merilis
compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.

Pengertian Bahasa Pemrograman C++

C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Bahasa C adalah bahasa pemrograman prosedural yang memungkinkan kita untuk membuat prosedur dalam menyelesaikan suatu masalah. Bahasa C++ adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek.
Bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang mudah dipahami oleh manusia, C dan C++ merupakan contoh bahasa dari bahasa tingkat tinggi. Contoh lain dari bahasa tingkat tinggi adalah Pascal , Perl, Java, dan lain lain. Sedangkan bahasa tingkat rendah merupakan bahasa mesin atau bahasa asembly.
Secara sederhana sebuah komputer hanya dapat mengeksekusi program yang ditulis dalam bahasa mesin. Oleh karena itu , jika suatu program ditulis dalam bahasa tingkat tinggi, maka program tersebut harus diproses dahulu sebelum bisa dijalankan dengan komputer.
Proses untuk untuk mengubah dari bahasa tinkaat tinggi ke bahasa tingkat rendah dalam bahasa pemrograman ada 2 tipe yaitu intrepenter dan compiler.
Bahasa pemrograman seperti C dan C++ merupakan contoh dari tipe compiler. Namun ada bahasa yang menggabungkan 2 tipe ini salah satunya adalah bahasa Java.
Kelebihan dan kekurangan bahasa pemrograman C++:
C++ itu pada dasarnya bahasa C juga, nah kemampuan C yang utama itu adalah seperti :
– Kode bahasa C++ dengan portabilitas dan fleksibilitas yang tinggi untuk semua jenis komputer.
– bahasa Standard-nya ANSI bisa dipakai diberbagai platform.
– kecepatan program jika dibanding dengan program yang sama buatan bahasa lain, relatif lebih cepat.
– Bahasa C++ tersedia hampir di semua jenis komputer.
– Bahasa C++ hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci (hanya terdapat 48 kata kunci).
– Dukungan pustaka fungsi dan kelas yang banyak sehingga memungkinkan pembuatan aplikasi makro.
– C++ adalah bahasa yang terstruktur, dengan demikian akan lebih mendukung OOP.
– Bahasa C++ termasuk bahasa tingkat menengah dan lebih dekat dengan bahasa mesin.
– Kode program bersifat reuseable, sehingga dapat digunakan kembali pada project lain dengan hanya menggunakan library dan  file header.
– C++ dapat membuat aplikasi graphic processor berkualitas tinggi.
Jika dibandingkan dengan VB atau Delphi C++ memang tidak se-RAD dua bahasa tersebut , dan cenderung lebih rumit. Namun
dari perbandingan tersebut, sudah jelas pasti ada trade-off, seperti kecepatan, efisiensi kode, pengstrukturan kode.
Tidak hanya kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh C++, tetapi juga memiki kekurangan seperti:
– C++ tidak murni OOP sehingga kurang cocok untuk mengajarkan Konsep OOP karena kaidah-kaidah OOP dapat dilanggar. Dan
di C++ ada konsep pointer yang sangat membingunkan, ini salah satu alasan mengapa C++ menjadi momok yg paling tidak
disukai.
– C++ walapun tidak terpengaruh oleh Sistem Operasi tetapi tool untuk developmentnya harus spesific pada salah satu
sistem operasi contoh Visual Studio hanya dapat berjalan di Windows. Alasan ini juga nantinya akan dapat menurunkan
minat terhadap sistem operasi yang lain contohnya Linux. Apabila dalam praktiknya menggunakan Visual Studio maka
otomatis akan menggunakannya juga dan pada akhirnya malas untuk mencoba sistem operasi yang lain.
– Implementasi C++ dalam teknologi IT pada saat sekarang sudah sangat sedikit sekali.
– “susah” untuk membuat sesuatu dengan C++ sehingga kepeminatannya dalam memperdalam Programming akhirnya harus kandas
kecuali dengan inisitif sendiri mempelajari bahasa/teknologi lain.
Pustaka dasar C++
Dalam bahasa pemrograman C++, Pustaka Dasar adalah kumpulan class dan fungsi yang menjadi inti bahasa pemrograman C++. Pustaka Dasar C++ terdiri dari container umum dan fungsi untuk memanipulasinya, string dan stream (termasuk fungsi untuk antarmuka pengguna serta fungsi untuk menulis dan membaca file (file I/O)), serta fungsi-fungsi yang sering digunakan seperti fungsi untuk mencari akar kuadrat dari sebuah bilangan. Pustaka Dasar C++ sudah termasuk Pustaka Dasar ISO C90 untuk bahasa pemrograman C. Fitur-fitur dalam Pustaka Dasar C++ dinyatakan dalam namespace std.
Pustaka Pola Dasar (The Standard Template Library atau STL) adalah bagian dari Pustaka Dasar C++. Pustaka Pola Dasar C++ terdiri dari container, algorithm, iterator dan lain sebagainya. Orang kadang menyebutkan Pustaka Dasar C++ dan Pustaka Pola Dasar C++ untuk merujuk pada hal yang sama.
Kepala (header) untuk penggunaan Pustaka Dasar C++ ditulis tanpa akhiran .h.

Penulisan Dalam Bahasa C++
Penulisan dalam bahasa C++ adalah case sensitive. Yang berarti, C++ membedakan huruf kecil dan kapital. Yang berarti (lagi): variabel_pertama tidak sama dengan variabel_Pertama atau mboknya_echi tidak sama dengan mboknya_Echi.
Komentar dalam C++ ditulis dengan ‘//’ untuk komentar dengan panjang satu baris atau ‘/*’ dan ‘*/’ untuk komentar lebih dari satu baris, dimana tanda /* merupakan “pembuka” komentar dan */ adalah “penutup” komentar. Komentar adalah cataatan ang ditulis oleh programmer untuk sebagai pengingat atau penjelasan ketika membaca sebuah kode. Kata – kata dalam sebuah komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.
Beberapa kesalahan dalam penulisan dalam C++ adalah:
• int int; /*salah karena nama sebuah variabel tidak boleh sama dengan seuah tipe data (int)*/
• int Jam_9; //salah karena nama variabel dimulai dengan huruf besar
• int 90jam; /*nah, ini juga salah karena nama sebuah variabel tidak boleh dimulai dengan bilangan*/
Penulisan yang benar dalam C++ adalah:
• int myint; //betul
• char kata_2; //betul juga...
• double bilangan_KeDuA; /*walaupun nama identifiernya aneh, tapi ini juga betul :) */
Setiap statement dalam C++ harus diberi tanda ‘;’ pada akhir dari statement. Contoh penulisan statement yang benar dalam C++ adalah:
int a, b, c;
a = 1;

FUNGSI
Fungsi adalah sekumpulan perintah operasi program yang dapat menerima argumen input dan dapat memberikan hasil output yang dapat berupa nilai ataupun sebuah hasil perasi.
Nama fungsi yang definisikan sendiri oleh pemrogram tidak boleh sama dengan nama build-in function pada compiler C++.
Fungsi digunakan agar pemrogram dapat menghindari penulisan bagian program (kode) berulang-ulang, dapat menyusun kode program agar terlihat lebih rapi dan kemudahan dalam debugging program.
            Definisi lainnya yang terdapat dari beberapa sumber, Fungsi merupakan bagian dari kode program yang terpisah dari program utama.
Bagain kode program ini di-execute jika diperlukan untuk melakukan tindakan
khusus dalam program. Fungsi banyak dilibatkan dalam program dengan tujuan
untuk mengurangi duplikasi pengkodean dan untuk mempermudah pemahaman.
Secara sederhana terdapat fungsi yang tidak mengambil satu parameterpun dan
menghasilkan void (data yang tidak memiliki nilai). Namum pada fungsi yang
lain akan mengambil suatu parameter dan mungkin menghasilkan suatu nilai
tertentu.

Header dan Fungsi main()
Beberapa bagian yang harus di perhatikan adalah header dan fungsi. Header adalah dimana kita memasukkan library yang ada dalam C++ kedalam kode program kita. Fungsi adalah “tempat” dimana kita bisa “bereksperimen”. Didalamnya terdapat semua statement yang kita buat. Program yang paling sederhana yang pernah diketahui umat manusia (seram amat kata-katanya) adalah:
#include
using namespace std;
void main ()
{
cout << “Hello, World!\n”; } Pada baris pertama, seperti yang kita lihat, ada perintah #include . Tanda ‘#’ adalah preprocessor directive. Preprocessor directive adalah perintah – perintah yang diberikan kepada compiler untuk melakukan definisi, memasukkan file library, dll. Contoh – contoh dari preprocessor ini adalah:
• #define maximum_number 100000
• #include “fileku.h”
• #ifdef maximum_number
#undef maximum_number
#define maximum_number_2 1000
Itu berarti bahwa kita memasukkan (include) library iostream ke dalam kode program kita. iostream itu adalah header yang dibutuhkan untuk “kegiatan” input dan output dari program. Perintah cout sendiri ada karena kita memasukkan iostream ke dalam kode program kita dan juga using namespace std; dimana ada member cout di dalamnya.
                                                                    
Berikut beberapa header yang terdapat dalam C++:
• ctime = header waktu
• cstdio = header untuk perintah C seperti printf dan scanf
• cmath = header untuk operasi matematika seperti sin, cos, sqrt, dan tan
• cstring = header untuk memanipulasi string seperti strcpy, strcat, dll

main () adalah fungsi utama (main) yang harus ada dalam setiap program C++ kita. Di sini yang digunakan adalah dengan main tanpa nilai kembalian dan tanpa paramater. Apa itu nilai kembalian dan apa itu paramater? Saksikan setelah pesan – pesan berikut… eh salah, lihat dalam bab berikutnya . Jika diperhatikan ada perintah \n pada akhir “kalimat” Hello, World!. Apa itu? ”\n” adalah perintah dalam banyak bahasa pemrograman sebagai baris baru (new line).
Perintah dengan menggunkan backslash (‘\’) juga ada beberapa jenis, diantaranya:
• ‘\a’ = untuk menghasilkan bunyi alert
• ‘\t’= tabulasi
• ‘\0’ = null terminated dalam array
Tanda ‘{‘ juga harus ada dalam setiap fungsi C++, itu menandakan awal dari fungsi / program dan ‘}’ menandakan akhir dari fungsi / program.

Tipe Data
Tipe – tipe data yang dikenal dalam C++ adalah sebagai berikut:
Tipe Bilangan Bula
Tipe Data
Ukuran( dalam bit)
Jangkauan

Int
16 atau 32
-32.767 sampai 32.767
Unsigned int
16 atau 32
0 sampai 65.535
Signed int
16 atau 32
Sama seperti int
Short int
16
-32.767 sampai 32.767
Unsigned short int
16
0 sampai 65.535
Signed short int
16
Sama seperti int
Long int
32
-2.147.483.647 sampai 2.147.483.647
Unsigned long int
32
0 sampai 4.294.967.295
Signed long int
32
Sma seperti long int

Tipe Bilangan Desimal
Tipe Data
Ukuran (dalam bit)
jangkauan
Float
32
Enam digit presisi
Double
64
Sepuluh digir presisi
Long double
80
Sepuluh digit presisi

Tipe Logika
boolean
adalah tipe yang hanya “menyimpan” nilai “benar” dan “salah” yaitu, true dan false (boolean). Contoh:
bool benar_atau_salah = true;
Tipe Krakter/String
Tipe Data
Ukuran (dalam bit)
Jangkauan
Char
8
-127 sampai 127
Unsigned char
8
0 sampai 255
signed
8
-127 sampai 127

Operator
1.Operator Assigment
            Operator Assigment adalah operator yang berfungsi untuk memasukan (assign)nilai ke dalam suatu variable ataupun konstanta.Operator ini dilambngkan dengan samadengan (=).
2.Operator Unary
Operator
Jenis Operasi
contoh
+
Membuat nilai positif
+9
-
Membuat nilai negative
-9
==
Increment
C++
--
Decrement
C--

Operator Binary
            A. Operator Aritmatika
operator
Jenis Operasi
Contoh
=
Penjumlahan
3+4 =7
-
Pengurangan
7-4=3
*
Perkalian
3*4=12
/
Pembagian
10.0/3.0=3.3333
%
Sisa bagi/modulus
13%3=1
           
            B.Operator logika
Operator
Jenis operasi
Contoh
&&
And  (dan)
1&&1 = 1
||
Or (atau)
1||0 = 1
!
Not (negasi)
!0 =1

            C.Operator Relasi
Operator
Jenis operasi
Contoh
> 
Lebih besar
(8>5)=1
< 
Lebih kecil
(8<5 span="">
>=
Lebih besar atau sama dengan
(8>=3)=1
<=
Lebih kecil atau sama dengan
(8<=3)=0
==
Samadengan
(8==5)=0
!=
Tidak sama dengan
(8!=3)=1


sumber : http://arisherwandisaragih.blogspot.co.id/2013/01/program-c.html
http://tugas-arini.blogspot.co.id/
https://sekarsri.wordpress.com/2014/04/17/pengertian-bahasa-pemrograman-c/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Design By:
SkinCorner